Green World Cup: Indonesia 2022

Tuesday, December 29, 2009 · 0 Comments

Indonesia Green World Cup 2022Pada bulan Januari 2009 Football Association of Indonesia menegaskan niat mereka mengajukan tawaran untuk Piala Dunia FIFA 2022, dengan dukungan pemerintah. Pada Februari 2009 PSSI meluncurkan "Green World Cup Indonesia 2022" kampanye. Kampanye ini mencakup $ 1 miliar rencana untuk meng-upgrade infrastruktur pendukung di samping stadion untuk memenuhi persyaratan FIFA. Dana untuk membangun stadion yang akan datang dari pemerintah daerah. Meskipun tim yang saat ini menempati peringkat 137 dalam Peringkat Dunia FIFA, Indonesia telah sebelumnya membuat sejarah Piala Dunia. Ini menjadi negara Asia pertama yang bermain di Piala Dunia, pada turnamen tahun 1938 di Perancis di bawah nama kolonial Hindia Belanda. Indonesia juga memiliki pengalaman hosting turnamen baru-baru ini sebagai co-host Piala Asia AFC 2007.

Kurang lebih begitulah arti dari tulisan yang terdapat di http://en.wikipedia.org/wiki/2018_and_2022_FIFA_World_Cup_bids, saya melihat Indonesia begitu serius untuk menjadi tuanrumah piala dunia dan saya yakin Indonesia pasti bisa, karena Indonesia yang saya pantau dalam kampanyenya tidak hanya menyediakan fasilitas wah bagi para pesepakbola, tetapi pemandangan alam yang begitu wah juga. Sehingga ada daya tarik rekreasinya juga disana bagi para supporter maupun pemain sepak bolanya. Tetapi sangat disayangkan. Indonesia belum memiliki icon promosi, seingat saya seperti Australia. Dia memilih Nicole Kidman sebagai icon promosi mereka. Walaupun begitu saya mendukung Indonesia lewat tulisan saya diblog ini. Mudah-mudahan saja bisa merembet ke rekan-rekan blogger yang lainnya.

Berikut presentasi Indonesia [video]



More About Green World Cup Indonesia 2022

- About Indonesia
- Official Site Green World Cup Indonesia 2022
- Indonesia GREEN WORLD CUP 2022 [FIFA]
- Indonesia 2022 FIFA World Cup Bid [Wikipedia]
- Video Presentation [youtube]
- Video Indonesia International Stadium for World Cup 2018 or 2022 [youtube]
- Indonesia’s “Green World Cup” 2022 Bid [worldcupblog]

Merayakan 1000 Tweets

Sunday, December 27, 2009 · 0 Comments

Entah sejak berapa lama saya sudah memiliki akun twitter. Sebenarnya bisa dicek di email atau di twitternya. Tapi saya malas untuk meng-ceknya. Tepat tanggal 26 Desember 2009, tweets saya sudah berjumlah 1000. Memang tidak disadari, tau-tau sudah sebegitu banyaknya jumlah tweet-nya. Berarti menandakan kalau saya cukup rajin untuk ngetweet. Bahkan ada kasus luna maya-pun saya tidak peduli untuk tetap ngeTweet.

Alasan mengapa saya sangat menyukai twitter, karena twitter sangat tidak memiliki untuk ngejunk / nyampah. Jadi lapak untuk membalas tweet dengan hal-hal yang tidak penting sangat minim sekali. Sebelum menulis tentang tweet yang ke-1000, saya pernah menulis tentang “9 followers dalam 1 hari”. Memang followers saya meningkat drastic, tetapi langsung turun drastis juga. Sungguh aneh.
Mudah-mudahan, untuk 1000 tweets yang akan datang. Saya berusaha untuk memberikan informasi sekecil apapun via twitter saya. Sekaligus melatih saya untuk tidak terlalu banyak curhat di dalam akun twitter saya. Buat yang belum memfollow saya, silakan kunjungi akun twitter saya.

Yang Terlupakan

Friday, December 25, 2009 · 3 Comments

Terkadang kita lupa
Mengucapkan syukur pada Allah yang kuasa
Padahal begitu banyak rahmat yang diberikannya
Begitu banyak kenikmatan untuk umat manusia

Terkadang kita lupa
Menngucapkan terima kasih kepada orang tua
Padahal pengorbanannya tak terkira
Kasih sayangnya seluas alam semesta
Hingga tak ada yang bisa membalasnya

Terkadang kita lupa
Mengucapkan terima kasih pada seorang teman
Padahal seorang teman rela berkorban
Tanpa pamrih menolong kita

Terkadang kita lupa,
Mengucapkan Alhamdulillah pada Allah yang Esa
Terkadang kita lupa,
Menngucapkan terima kasih kepada orang tua
Terkadang kita lupa,
Mengucapkan terima kasih pada teman kita


Belajarlah Dari Tweet-nya Luna Maya

Thursday, December 24, 2009 · 2 Comments

Saya cukup terkejut dengan kasus yang menimpa Luna Maya. Karena saya cukup rajin untuk update diakun Twitter saya, apalagi setelah diambil alih oleh Google, karena saya pecinta layanan Google. [hahaa, gak ada hubungannya]. Luna menulis diakun Twitternya yang kurang lebih meluapkan rasa kekecewaannya dengan infotainment. Kemudian ada pihak dari infotainment yang tidak suka dengan apa yang Luna tulis diakun Twitternya. Akhirnya Luna dilaporkan ke pihak kepolisian.

Sebenarnya dari kasus Luna ini sebaiknya bisa diambil pelajaran bagi pengguna situs microblogging di Indonesia. Menurut pandangan saya, pengguna situs microblogging di Indonesia terkadang terlalu berlebihan. Misalnya saja di Facebook, beberapa teman saya secara vulgar memamerkan kemesraan mereka di wall atau di status mereka, yang menurut saya itu sangat menjijikan. [maaf saja]. Karena faktor itulah, saya sudah tidak mengupdate status saya di Facebook, walaupun sebelumnya status saya juga mirroring dari akun Twitter saya. [haa, kayaknya gak nyambung lagi deh]
Maka dari itu saya lebih fokus dengan microblogging di Twitter saja, selain lapak untuk ngejunk disana memang sangat sempit sekali. Informasi yang didapatkan dari sana cukup lumayan bermanfaat. OK. Kembali ke kasus Luna Maya. Seperti yang sudah diutarakan pada paragraph kedua, dari tweet-nya Luna Maya seharusnya kita bisa ambil pelajaran dari sana, karena mungkin saja setelah Luna, kita sebagai pengguna layanan situs mircoblogging bisa saja senasib dengan Luna Maya. Lalu apa yang harus dipelajari:

1. Jangan Berlebihan Menggunakan Situs Microblogging
Maksudnya jangan berlebihan bagaimana?. Gunakan situs-situs seperti Twitter, Facebook, Plurk, untuk hal-hal yang berguna bagi kita dan kalau bisa bagi orang lain. Misalnya info kemacetan, ada kerabat yang meninggal atau sakit, info bencana alam atau info-info lainnya. Sekali-kali bolehlah menggunakan untuk hal yang pribadi, tapi jangan terlalu vulgar dan usahakan baca sekali-lagi sebelum posting.

2. Jangan Gunakan Situs Microblogging Untuk Teman Curhat
Mudahnya pengaksesan Internet dari handphone. Terkadang membuat kita ingin selalu mengupdate status dari apa yang kita lihat, kita dengar sampai yang kita rasakan. Tetapi perlu diingat, ketika kita posting di Twitter, Facebook atau Plurk, seluruh orang didunia bisa melihatnya, kecuali anda protect. Maka dari itu jangan jadikan situs mircoblogging sebagai tempat curhat. Misalkan saja begini kasusnya. Anda sedang kesal dengan seseorang, kemudian menulis di Twitter, Facebook atau Plurk. “huuuh, si anu brengsek, b4j1n94n, t41, b45t4rd, pokoknya kejelekan didunia ini milik si anu” [anu, bukan nama sebenarnya, plus katakata kotor sedikit disensor]. Kalau kita menulis seperti itu, si anu mungkin bisa marah, dan melaporkan kita ke pihak kepolisian.
Bedakan jika kita curhat dengan teman kepercayaan kita. “heh, gw mau curhat nih” “masak si anu udah biking gw kesel banget, emang si anu udah kayak binatang” nah kalau curhat dengan teman kepercayaan kemungkinan besar yang tahu hanya teman kita. Sedangkan jika curhat di situs microblogging, seluruh dunia bisa tahu.

3. Proteksi Akun Anda
Hampir disetiap situs microblogging dan jejaring sosial sampai blog memiliki opsi untuk memproteksi akun anda. Jadi yang bisa melihat tulisan anda dan uneg-uneg hanya teman-teman anda saja. Bukan seluruh dunia, jadi anda bisa lebih leluasa untuk menulis uneg-uneg di situs mircroblogging. Berhubung saya lagi malas memberikan tutorial silakan googling saya untuk mendapatkan informasi untuk mem-protect akun anda.

Tulisan ini bukan bermaksud untuk menggurui. Tetapi saya dan anda sama-sama belajar untuk memahami. Bahwa dunia maya itu cakupannya sangat luas. Jadi harus sedikit berhati-hati dalam menggunakan layanan-layanan di dalamnya. Semoga tulisan ini benar-benar menjadikan sebuah pelajaran bagi saya pada khususnya dan bagi anda yang membacanya.

Jangan Ragu Untuk Beramal

Friday, December 11, 2009 · 2 Comments

Beberapa waktu lalu saya membaca sebuah kisah dari Internet yang telah diprint oleh rekan saya. Kisah ini terjadi saat Idul Adha. Berikut kisahnya:

Ada seorang bapak ingin membeli kurban, kemudian memilih kambing. Setelah itu Tanya kambing yang pertama harganya 2juta. Tanya kambing yang kedua hartanya 1,5juta. Dalam hati si bapak berkata,”jika saya pilih yang 1,5juta maka sisa uangnya bisa digunakan untuk mengganti ban mobil”.

Setelah itu datang seorang kakek dengan sepeda ontelnya. Bertanya kepada penjual kambing, “kambing yang ini berapa”. 2Juta, jawab penjual. Karena penjual ragu si kakek akan membelinya maka ditawarkannya kambing yang agak lebih murah,”Yang ini saja kek, 1,5Juta”. Si kakek tidak mau dan berkata,”Tahun ini saya mau berkurban besar, jadi saya beli yang 2juta”. Kemudian si kakek langsung mengeluarkan uangnya cash. Selesai membeli kambing kakek bergegas pulang dengan membawa sepeda ontelnya.

Melihat kejadian tersebut si bapak merenung,”si kakek saja yang membawa sepeda ontel mampu berkurban kambing seharga 2Juta, sedangkan saya memilih yang lebih murah dengan alasan sisanya bisa dibelikan ban mobil yang tidak kubawa ke akhirat”

Begitulah kurang lebih ceritanya, jadi mulai sekarang. Biasakan untuk beramal semampu kita. Selain menabung untuk di akhirat kelak, juga ikut membantu rekan-rekan yang sedang kekurangan.

Indonesia Bukan Negara Miskin

Wednesday, December 09, 2009 · 2 Comments

Indonesia bukanlah negara miskin. Memang menurut data bps, rakyat miskin Indonesia masih sekitar 32,53 juta jiwa (Juli2009), tapi yang membuat saya menyimpulkan bahwa Indonesia bukanlah negara miskin dari dasyatnya gerakan koin keadilan untuk prita-lah. Semua orang bergotong royong untuk mengumpulkan koin demi koin untuk membantu ibu prita yang masih dalam proses penyelesaian kasusnya dengan sebuah rumah sakit. Mulai dari rakyat kecil sampai rakyat yang berkecukupan ikutan menyumbang. Menurut penggagasnya pengumpulan koin ini agar rakyat kecil-pun bisa turut membantu dan merasakan apa yang ibu prita alami [begitu yang saya lihat kalau salah satu penggagasnya diwawancara ditelevisi]. Dalam beberapa hari saja sudah terkumpul berjuta-juta koin yang akan disumbangkan nantinya.

Fenomena ini menandakan bahwa sebenarnya Indonesia tidak miskin, Indonesia mampu. Ada beberapa faktor menurut saya yang bisa membuat dahsyatnya pengumpulan koin ini. Pertama, koin merupakan nominal terkecil dalam mata uang rupiah, jadi semua kalangan pasti bisa menyumbang. Kedua, penggalangan dana ini bukan pemerintah yang mengumpulkan tetapi dari kalangan sukarelawan yang mengumpulkan. Karena saya melihatnya jika ada sebuah penggalangan dana yang dikelola pemerintah terkadang auditnya tidak beres, dana bocor sana bocor sini.
Lihat saja beberapa peristiwa bencana di Indonesia yang membutuhkan dana besar untuk perbaikan, ada saja oknum-oknum pemerintah yang memanfaatkannya untuk kepentingan pribadi. Yang teranyar kasus century. Pemerintah telah menggelontorkan dana sebesar Rp 6,7 trilun untuk Bank Century. Hal ini kan mengindikasikan bahwa Indonesia bukan negara miskin. Uang sebanyak itu tidaklah sedikit, coba saja dikonversi ke dalam bentuk koin, berapa ton beratnya. Tetapi setelah di audit oleh BPK, tak jelas aliran dananya kemana saja. Masak pemerintah menggelontorkan dana tapi tidak mengawasi kemana saja aliran dananya. Padahal saya saja yang menjadi bendahara lembaga kampus menghitung pengeluaran dana setiap tiga bulan. Itu untuk lingkup kecil, lingkup lembaga. Ini pemerintah lingkup yang lebih besar malah gak jelas dananya ngalir kemana saja. #EnakBetul. Apalagi dana talangan tersebut diberikan menjadi empat tahap. Tahap pertama Rp 2,4 triliun [23 November 2008], tahap kedua Rp 2,1 triliun dan Surat Utang Negara (SUN) senilai Rp 445 miliar. Tahap ketiga [Februari 2009], SUN senilai Rp 1 triliun dan tunai Rp 150 miliar. Tahap empat [Juli 2009] sebesar Rp 630 miliar. Seharusnya lebih mudah meng-auditnya pertahapan pemberian. Bahkan Hasil Audit BPK tak Sampai ke Soal Aliran Dana Century. Haduh-haduh, kalau begini negara yang kaya raya ini akan digerogoti terus oleh pihak-pihak yang tak bertanggung jawab.
Untuk itu, pada tanggal 9 Desember ini, sebagai hari anti korupsi sedunia. Mulailah dari diri sendiri untuk tidak melakukan tindak korupsi walaupun itu hanya kecil, karena sesuatu yang besar pasti dimulai dari hal yang kecil.

Referensi
ANTARA News: BPS: Penduduk Miskin Indonesia Sebanyak 32,53 Juta Jiwa
Dana Talangan Century Kebanyakan untuk Bayar Nasabah
Hasil Audit BPK tak Sampai ke Soal Aliran Dana Century
Pesan 9 Desember Hari Anti Korupsi Se-Dunia

Jangan Asal Copy Paste

Tuesday, December 08, 2009 · 7 Comments

Salah satu resiko mempublish tulisan di blog adalah di copy paste-nya tulisan kita. Tetapi itu memang sudah menjadi resiko, karena dengan mempublish tulisan ke dalam blog. Kita tidak bisa mengontrol siapa saja yang membaca. Dari beberapa blog yang saya kunjungi, memang mengizinkan tulisannya untuk dicopypaste [kopas]. Tetapi dengan satu syarat memasang link ke tulisan aseli.

Sebenarnya metode kopas adalah suatu tindakan tidak mendidik, mengapa saya katakan demikian. Karena kopas hanyalah mengkopi sebuah tulisan atau artikel orang lain, yang kemudian di publish di blog kita. Lalu metode apa yang mendidik? Yang mendidik adalah mereview. Misalkan, saya menemukan artikel lain di blog orang, kemudian saya baca dan saya buat tulisan baru sesuai dengan gaya saya sendiri.
Jadi blog kita nantinya tetap original tulisan kita sendiri. Memang terkadang kita perlu mempublish info-info penting dari situs lain atau dari blog lain. Tetapi alangkah baiknya kita tulis sendiri info yang telah dibaca dari situs atau blog lain. Karena menurut pandangan saya kopas sama saja mencontek dalam ujian.
Saya menulis seperti ini, bukan berarti saya tidak pernah kopas. Pada awal mula memiliki blog, sering sekali tulisan saya hanya meng-kopas tetapi jika hanya meng-kopas terus. Otak saya nantinya tidak bekerja untuk membuat sebuah karya. Jadi masihkan anda hanya meng-copy paste saja.

ini beberapa contoh tulisan yang tidak kopas
# Cara Mudah Mengganti Kursor Pada Blogger, sebuah tulisan dari rekan blogger.
# Komentar Tentang Pidato SBY Pasca Bom Kuningan, kalau ini tulisan saya.

berikut daftar blog yang mengkampanyekan Jangan Asal Copy Paste [JAPC]


RSS Feed

Social Networking

TRANSLATE THIS BLOG

French German Spain Russian Japanese Korean
Italian Dutch Portuguese Arabic English

ShoutBox

BlueBlog Fans

supported by

Powered by Blogger | blog-indonesia.com
Add to Technorati Favorites | Personal Blogs - Blog Catalog Blog Directory
DigNow.net | Personal
Join My Community at MyBloglog! | Bung Prof
Kafe Blogger |
Yuk.Ngeblog.web.id |
 

Copyright © 2008 - 2009 | BayKun BlueBlog | Baytiomo Mawarto